Keutamaan Selawat kepada Rasulullah: Panduan dan Adab Berselawat yang Perlu Diketahui
Saturday, June 21, 2025
Keutamaan Selawat kepada Rasulullah: Panduan dan Adab Berselawat yang Perlu Diketahui
Selawat kepada Rasulullah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam agama Islam. Rasulullah bersabda bahwa orang yang paling dekat dengan beliau di hari kiamat adalah mereka yang paling banyak berselawat kepadanya. Artinya, semakin sering kita berselawat, semakin tinggi pula kedudukan kita di sisi Allah dan Rasul-Nya.
Bismillahirrahmanirrahim. Keutamaan selawat tidak terhingga. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
(Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.)
Berdasarkan ayat ini, kita diperintahkan untuk berselawat kepada Rasulullah dengan disertai salam. Salah satu bentuk selawat yang dianjurkan adalah Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasallim. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada Rasulullah dan keluarganya.
Hadis-hadis yang Menyebutkan Keutamaan Selawat
Banyak hadis yang menyebutkan betapa besarnya pahala bagi mereka yang berselawat kepada Rasulullah. Sebagai contoh, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah bersabda:
“Orang yang paling utama di sisiku di hari kiamat kelak adalah dia yang paling banyak berselawat kepadaku.”
Makna dari hadis ini sangat jelas, semakin banyak selawat yang kita bacakan, semakin dekat kita dengan Rasulullah pada hari kiamat.
Selain itu, Rasulullah juga bersabda:
“Berselawatlah kepadaku, sebab sesungguhnya selawat kalian akan sampai kepadaku di mana pun kalian berada.”
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kita berada di tempat yang jauh, selawat yang kita bacakan tetap akan sampai kepada Rasulullah.
Cara Berselawat yang Mendapatkan Ganjaran Tak Terhingga
Rasulullah juga bersabda bahwa setiap kali kita berselawat kepada beliau, Allah akan memberikan selawat kepada kita sepuluh kali lipat. Namun, jika kita berselawat dengan hati yang lalai atau tidak fokus, balasannya hanya 10 kali. Tapi jika kita berselawat dengan hati yang hadir dan penuh keikhlasan, ganjarannya akan lebih besar bahkan tak terhingga.
Ada beberapa tata cara yang diajarkan oleh ulama agar selawat kita mendapatkan ganjaran yang besar, antara lain:
-
Suci dari hadas: Pastikan tubuh dan pakaian kita dalam keadaan suci, baik dari hadas kecil maupun besar.
-
Tempat dan pakaian yang suci: Berselawat di tempat yang bersih dengan pakaian yang juga bersih dari najis.
-
Pakaian yang layak: Gunakan pakaian yang menutup aurat dengan baik. Pakaian yang bagus akan menambah keberkahan dalam berselawat.
-
Menghadap kiblat: Sebaiknya berselawat dengan menghadap kiblat.
-
Duduk dengan tenang: Duduklah dalam posisi yang nyaman dan tenang, seperti posisi tawaruk, iftirasy, atau bersila.
-
Menghindari tergesa-gesa: Berselawatlah dengan penuh ketenangan, jangan terburu-buru.
-
Menggunakan harum-haruman: Jika memungkinkan, pakaian dan tempat kita harum untuk menambah keberkahan.
-
Memilih selawat yang afdal: Pilihlah selawat yang paling utama, seperti selawat Ibrahimiyah, yang paling disukai oleh Allah dan Rasulullah.
Selawat Ibrahimiyah: Selawat yang Paling Afdal
Selawat Ibrahimiyah adalah selawat yang paling afdal, yang diajarkan oleh Rasulullah. Berikut adalah contoh selawat Ibrahimiyah yang dapat kita baca:
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi sayyidina Muhammad, kama shayita ala sayyidina Ibrahim wa ala alihi sayyidina Ibrahim. Wabarik ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi sayyidina Muhammad, kama barakta ala sayyidina Ibrahim wa ala alihi sayyidina Ibrahim fil alamin innaka hamidum majid.
Ini adalah bentuk selawat yang paling disukai oleh Allah dan Rasulullah, dan sangat dianjurkan untuk dibaca sebanyak mungkin.
Adab Batin dalam Berselawat
Selain adab zahir, ada pula adab batin yang perlu diperhatikan ketika berselawat. Adab batin ini melibatkan niat dan penghayatan saat kita membaca selawat:
-
Ikhlas Lillahita'ala: Pastikan niat kita hanya untuk Allah. Berselawat adalah bentuk ibadah yang dilaksanakan sebagai perintah Allah.
-
Hadirkan hati: Pahami makna setiap kata dalam selawat dan hadirkan hati kita untuk merasakan setiap kalimat yang kita ucapkan. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada Rasulullah yang harus disertai dengan ketulusan hati.
Kesimpulan
Berselawat kepada Rasulullah bukan hanya sekadar membaca kata-kata, tetapi juga harus dilakukan dengan penuh penghayatan dan adab yang baik. Dengan mengikuti tata cara yang benar dan penuh kesungguhan, insya Allah, selawat kita akan diterima oleh Allah dan mendapatkan ganjaran yang besar.
Maka, mari kita tingkatkan amalan selawat kita, baik dalam keadaan senang maupun sulit, karena selawat kepada Rasulullah adalah salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya di akhirat kelak.
edit